Selasa, 26 November 2013
Kamis, 17 Oktober 2013
Mitos Angka-angka Sial
Beberapa angka memang dipercaya bisa membawa petaka atau nasib buruk. Nah, angka-angka mana saja sih yang dianggap bisa membawa kesialan? Simak beberapa angka yang dianggap keramat ini!
Angka 13
Banyak orang percaya kalau angka tiga belas merupakan angka sial. Bahkan di Amerika Serikat terdapat istilah Friday the 13th yang dipercaya adalah hari yang buruk. Selain karena jatuh pada hari Jumat, hari itu juga jatuh pada tanggal 13 yang dipercaya membawa kesialan. Angka ini sudah menjadi angka sial hampir di seluruh dunia. Nggak heran, kalau di sebagian besar hotel atau tempat umum lainnya, kamar nomor 13 sering kali tidak ada.
Angka 9
Bagi masyarakat Jepang, angka 9 cenderung dihindari karena dianggap membawa penderitaan Hal ini disebabkan karena angka 9 dalam bahasa Jepang adalah “ku”. Selain berarti “sembilan”, kata “ku” juga berarti “penderitaan”. Uniknya, bagi sebagian besar masyarakat Cina, angka 9 justru dianggap membawa kesuksesan karena merupakan angka yang paling tinggi.
Angka 4
Angka yang satu ini pasti sudah sering dengar kan? Yup, angkap 4 dianggap angka negatif bagi sebagian besar orang Cina. Hal ini tidak lain dikarenakan oleh kepercayaan terhadap angka 13 (1+3=4). Di Indonesia sendiri banyak masyarakat keturunan Cina yang percaya kalau angka ini membawa sial. Contohnya, salah satu mall di daerah Jakarta Utara, hanya memiliki empat gedung dengan nomor 1, 2, 3, dan 5, melewatkan nomor 4.
Angka 13
Banyak orang percaya kalau angka tiga belas merupakan angka sial. Bahkan di Amerika Serikat terdapat istilah Friday the 13th yang dipercaya adalah hari yang buruk. Selain karena jatuh pada hari Jumat, hari itu juga jatuh pada tanggal 13 yang dipercaya membawa kesialan. Angka ini sudah menjadi angka sial hampir di seluruh dunia. Nggak heran, kalau di sebagian besar hotel atau tempat umum lainnya, kamar nomor 13 sering kali tidak ada.
Angka 9
Bagi masyarakat Jepang, angka 9 cenderung dihindari karena dianggap membawa penderitaan Hal ini disebabkan karena angka 9 dalam bahasa Jepang adalah “ku”. Selain berarti “sembilan”, kata “ku” juga berarti “penderitaan”. Uniknya, bagi sebagian besar masyarakat Cina, angka 9 justru dianggap membawa kesuksesan karena merupakan angka yang paling tinggi.
Angka 4
Angka yang satu ini pasti sudah sering dengar kan? Yup, angkap 4 dianggap angka negatif bagi sebagian besar orang Cina. Hal ini tidak lain dikarenakan oleh kepercayaan terhadap angka 13 (1+3=4). Di Indonesia sendiri banyak masyarakat keturunan Cina yang percaya kalau angka ini membawa sial. Contohnya, salah satu mall di daerah Jakarta Utara, hanya memiliki empat gedung dengan nomor 1, 2, 3, dan 5, melewatkan nomor 4.
Jellyfish Lake
Berenang bersama ikan-ikan cantik di laut, mungkin sudah biasa. Mau mencoba sesuatu yang berbeda? Datang saja ke Jellyfish Lake. Di sini, kita bisa berenang sepuasnya bersama ribuan ubur-ubur tanpa takut tersengat.
Jellyfish Lake adalah sebuah danau yang terletak di Eil Malk, Palau. Pulau Palau ini merupakan bagian dari Rock Islands, yang terdiri dari sekumpulan danau-danau kecil berbatu dan tak berpenghuni di Samudra Pasifik. Danau ubur-ubur ini sudah ada sejak 12.000 tahun yang lalu.
Pulau Palau dikelilingi karang dan hutan yang berada di tengah-tengah pulau, yang membuat pulau sedikit terpencil dan terisolasi. Tapi, Jellyfish Lake ini adalah salah satu danau favorit para wisatawan. Di pulau ini kita bisa melihat ribuan ubur-ubur bermigrasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Inilah kenapa pulau ini terdapat ribuan ubur-ubur.
Hewan menggemaskan ini memang dikenal memiliki sengat yang berbahaya. Tetapi, berbeda dengan jenis ubur-ubur di pulau ini. Golden Jellyfish dan Moon Jellyfish, si penghuni danau ini tidak memiliki sengat. Hewan yang berenang ke atas dan ke bawah ini sudah mengalami evolusi secara alami. Habitatnya yang dekat dengan alam, membuat dua jenis ubur-ubur ini tidak membutuhkan sengat untuk melindungi dirinya sendiri. Inilah yang membuat kemampuan menyengatnya berangsur-angsur menghilang. Jadi, nggak perlu takut tersengat sangat menyentuh hewan bertekstur lembut dan transparan ini.
Nah, buat yang punya hobi snorkeling, pulau ini bisa jadi destinasi tempat liburan berikutnya. Di dunia ini hanya ada dua pulau ubur-ubur yaitu Jellyfish Lake di Pulau Palau dan di Indonesia yaitu di Danau Kakaban. Keren!
Jellyfish Lake adalah sebuah danau yang terletak di Eil Malk, Palau. Pulau Palau ini merupakan bagian dari Rock Islands, yang terdiri dari sekumpulan danau-danau kecil berbatu dan tak berpenghuni di Samudra Pasifik. Danau ubur-ubur ini sudah ada sejak 12.000 tahun yang lalu.
Pulau Palau dikelilingi karang dan hutan yang berada di tengah-tengah pulau, yang membuat pulau sedikit terpencil dan terisolasi. Tapi, Jellyfish Lake ini adalah salah satu danau favorit para wisatawan. Di pulau ini kita bisa melihat ribuan ubur-ubur bermigrasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Inilah kenapa pulau ini terdapat ribuan ubur-ubur.
Hewan menggemaskan ini memang dikenal memiliki sengat yang berbahaya. Tetapi, berbeda dengan jenis ubur-ubur di pulau ini. Golden Jellyfish dan Moon Jellyfish, si penghuni danau ini tidak memiliki sengat. Hewan yang berenang ke atas dan ke bawah ini sudah mengalami evolusi secara alami. Habitatnya yang dekat dengan alam, membuat dua jenis ubur-ubur ini tidak membutuhkan sengat untuk melindungi dirinya sendiri. Inilah yang membuat kemampuan menyengatnya berangsur-angsur menghilang. Jadi, nggak perlu takut tersengat sangat menyentuh hewan bertekstur lembut dan transparan ini.
Nah, buat yang punya hobi snorkeling, pulau ini bisa jadi destinasi tempat liburan berikutnya. Di dunia ini hanya ada dua pulau ubur-ubur yaitu Jellyfish Lake di Pulau Palau dan di Indonesia yaitu di Danau Kakaban. Keren!
Langganan:
Postingan (Atom)