Kamis, 22 Agustus 2013

Pulau Boneka La Isla de Munecas




Sekilas pulau ini terdengar menyenangkan karena diisi  ribuan boneka. Tapi, nggak untuk pulau boneka yang satu ini, La Isla De Las Munecas. Boneka-boneka di sini tergantung, tergeletak tak beraturan dan tampak kusam. Berhati-hatilah saat memasuki pulau. Mungkin si boneka tengah mengawasi. 


La Isla De Las Munecas terletak 17 kilometer di sebelah selatan Mexico City. Ribuan boneka di pulau tersebut adalah milik Don Julian Santana, satu-satunya warga lokal yang menetap di pulau tersebut. Selama sekitar 50 tahun, Santana mendiami pulau.

Saat baru datang, Santana kerap dihantui arwah penasaran. La Isla de Munecas memang dipercaya dihantui oleh arwah seoranggadis kecil miskin yang tenggelam di salah satu kanal di pulau. Saat Santana melihat boneka mengambang, diambil dan digantungnya di atas pohon di lokasi tempat gadis kecil ini dikuburkan. Ia berharap arwah anak kecil tersebut bisa tenang. Sejak saat itu, Santana terus-menerus mengumpulkan boneka dan membuat pulau ini mirip seperti kuil yang penuh dengan boneka. Selain itu, pulau boneka juga dikelilingi hutan lebat yang menambah suasana mencekam.

Masyarakatnya menganggap Santana sudah gila, karena percaya bahwa boneka-boneka itu adalah anak-anak kecil yang bisa hidup. Kebiasaan ini terjadi selama 50 tahun lamanya hingga ia meninggal dunia di tahun 2001. Saat ini, La Isla De Las Munecas dihuni oleh Anastasio, sepupu Santana.

Banyak cerita mengerikan di balik La Isla De Las Munecas. Kondisi boneka yang setengah rusak membuat tampilannya semakin mengerikan. Menurut cerita masyarakat setempat, konon di malam hari boneka-boneka bergerak dan mengeluarkan suara jeritan. Beberapa orang yang pernah berkunjung ke pulau juga mendengar bisikan-bisikan aneh. Katanya, bisikan itu seolah meminta mereka untuk membawa boneka di sana, supaya mereka tenang.

Meskipun begitu banyak warga setempat dan wisatawan dari negara lain yang penasaran dengan pulau ini. La Isla De Las Munecas  makin populer setelah difilmkan beberapa kali di televisi.

Jadi Entrepreneur Di Sekolah



Jadi Entrepreneur Di Sekolah Gadis

Jadi entrepreneur muda? Pasti keren banget! Selain punya usaha sendiri, kita juga bisa menambah uang jajan dan belajar untuk nggak terlalu bergantung sama ortu. Nah, sebelum memulai berbisnis di sekolah, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan.


Pede
“Modal” awal yang harus kita miliki saat memulai bisnis disekolah adalah nggak merasa malu. Harus berani dan percaya diri buat menawarkan barang kita ke teman-teman di sekolah. Kita bisa mulai berbisnis ke teman-teman sekelas atau satu ekskul. Baru deh, mengembangkan ke siswa lainnya, guru, bahkan para orang tua.

Tanggap Selera Pasar
Kita harus tahu apa saja yang sedang disukai atau dibutuhkan oleh target konsumen kita. Misalnya, teman-teman cewek disekolah sedang suka barang serba handmade. Kita bisa mencoba menjual pernak-pernik buatan tangan yang unik.

Konsisten
Salah satu faktor yang membuat seorang bisa sukses dengan bisnis yang dijalaninya adalah tetap konsisten. Serius, fokus dan nggak putus asa dalam menjalankan usaha. Juga nggak angin-anginan mengerjakannya. Misalnya, bulan lalu getol berjualan sementara selanjutnya malas-malasan. Jadi, diperlukan konsistensi.

Jadi Entrepreneur Di Sekolah



Jadi Entrepreneur Di Sekolah Gadis

Jadi entrepreneur muda? Pasti keren banget! Selain punya usaha sendiri, kita juga bisa menambah uang jajan dan belajar untuk nggak terlalu bergantung sama ortu. Nah, sebelum memulai berbisnis di sekolah, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan.


Pede
“Modal” awal yang harus kita miliki saat memulai bisnis disekolah adalah nggak merasa malu. Harus berani dan percaya diri buat menawarkan barang kita ke teman-teman di sekolah. Kita bisa mulai berbisnis ke teman-teman sekelas atau satu ekskul. Baru deh, mengembangkan ke siswa lainnya, guru, bahkan para orang tua.

Tanggap Selera Pasar
Kita harus tahu apa saja yang sedang disukai atau dibutuhkan oleh target konsumen kita. Misalnya, teman-teman cewek disekolah sedang suka barang serba handmade. Kita bisa mencoba menjual pernak-pernik buatan tangan yang unik.

Konsisten
Salah satu faktor yang membuat seorang bisa sukses dengan bisnis yang dijalaninya adalah tetap konsisten. Serius, fokus dan nggak putus asa dalam menjalankan usaha. Juga nggak angin-anginan mengerjakannya. Misalnya, bulan lalu getol berjualan sementara selanjutnya malas-malasan. Jadi, diperlukan konsistensi.

Beramal Baik



Beramal Baik Gadis

Asyik, lebaran datang! Meskipun namanya hari raya, tapi yang dilakukan bukan hanya bersenang-senang, lho. Saat hari raya juga merupakan kesempatan kita untuk beramal baik. Lakukan aksi sosial ini saat menjelang lebaran dan juga dilanjutkan sesudah lebaran usai. Supaya kita selalu bisa menebar kebaikan.
  • Bermain di Panti Asuhan. Jika suka dengan anak-anak kecil, salurkan rasa sayang kita ini kepada adik-adik panti asuhan. Kita bisa sedikit membahagiakan mereka dengan membawa mainan dan bermain bersama mereka. Melihat senyuman adik-adik manis ini pasti membawa kebahagiaan bagi kita juga.
  • Membagi makanan. Beli sejumlah roti atau sembako lalu bagi-bagikanlah ke pengemis di pinggir jalan. Daripada kita memberikan uang ke mereka lebih baik berikan saja makanan yang pastinya juga mereka butuhkan.
  • Sumbang buku dan baju pantas pakai. Kumpulkan baju dan buku  kita yang masih terpakai, lalu sumbangkan ke yayasan sosial. Masih banyak orang yang membutuhkan barang-barang tersebut.
  • Bantu orang lain. Memberikan bantuan bukan cuma ke fakir miskin atau yatim piatu saja. Setiap hari kita bisa memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Entah itu teman, saudara, orangtua, pacar ataupun orang yang belum kita kenal. Sekecil apapun bantuan kita, adalah perbuatan amal baik.

Deteksi Kebiasaan Korupsi Sejak Dini



Deteksi Kebiasaan Korupsi Sejak Dini Gadis

Saat menonton atau membaca berita, sering banget kita menemukan kasus korupsi yang dilakukan para pejabat negeri. Perilaku korupsi yang merugikan rakyat tentunya nggak patut ditiru. Tapi ternyata, secara sadar atau nggak sadar, ada perilaku korupsi yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. So, hati-hati!

Kebiasaan #1: Ngaret
Janjinya berkumpul jam 8, tapi ternyata datang dua jam kemudian. Ini namanya korupsi waktu yang merugikan orang lain. Apalagi kalau teman-teman ternyata datang tepat waktu. Semua rencana yang disusun jadi berantakan hanya karena menunggu satu orang saja, deh.

Kebiasaan #2: Menyontek

Saking pusingnya sama materi pelajaran yang ada, kita memilih jalan pintas buat menyontek. Mungkin ini bisa bikin nilai kita tetap bagus. Tapi selain soal nilai, nggak ada keuntungan lain yang bisa didapatkan. Teman-teman yang sudah belajar keras pun pasti sebal karena punya nilai sama dengan kita yang nggak belajar sama sekali. Melakukan hal ini membuat kita nggak jujur baik kepada diri sendiri maupun orang lain.

Kebiasaan #3: Bikin Anggaran Palsu
Nah, ini dia yang sering jadi godaan besar buat kita, yaitu korupsi uang. Apalagi kalau kita punya kesempatan buat menjadikan anggaran umum buat kepentingan pribadi. Korupsi uang ini juga bisa terjadi dalam hal sederhana seperti nggak mengembalikan uang kembalian yang diberikan mama untuk membeli sesuatu.

5 Aturan Pacaran Sama Junior



5 Aturan Pacaran Sama Junior Gadis

Pacaran dengan teman seangkatan atau kakak kelas merupakan hal yang biasa. Nah, gimana kalau pacar kita adalah adik kelas di sekolah? Boleh-boleh saja, sih. Tapi tetap ada rules yang perlu diperhatikan supaya hubungan dengan junior lancar.
  • Kenalkan ke teman-teman kita. Sebagai adik kelas pasti ada perasaan canggung ketika ingin bersosialisasi dengan senior. Sebaiknya, ajak dia untuk berkumpul bareng teman-teman kita. Dengan begitu, dia akan merasa diterima.
  • Hargailah teman sepermainan-nya. Meskipun status pacar adalah adik kelas, tapi kita juga tetap harus menghargai dia dan teman-temannya di sekolah. Tetap berikan ruang dan waktu untuk dia bisa bergaul di lingkungannya
  • Jangan jadi “babysitter”-nya. Kita boleh saja membantunya bila dia mengalami kesulitan dalam membuat tugas, atau memberi saran bila pacar mengalami hambatan di sekolah. Namun, jangan sampai menjadikannya bergantung pada kita.
  • Stay cool. Pacaran dengan cowok lebih muda biasanya akan mengundang banyak komentar dari orang-orang sekitar. Kuncinya adalah tidak perlu dimasukin hati. Stay cool. Di sisi lain, tetap membuka diri untuk menerima masukan dari keluarga dan teman.
  • Jadikan motivasi. Buktikan bahwa pacaran dengan adik kelas tidak akan menggangu aktivitas di sekolah. Malah pacar menjadi motivasi agar kita berprestasi.

4 Cara Menjaga Persahabatan


Ada kalanya kita takut kehilangan sobat baik. Nggak kebayang apa jadinya bila tanpa dia. Agar  persahabatan tetap kokoh, lakukan empat hal ini.
  • Pendengar yang baik. Teman yang baik haruslah seorang pendengar yang baik pula. Jangan egois dan tidak pedulian dengan masalah sobat.  Luangkan waktu untuk menjadi tempat curhatnya.
  • Iri hati. Pantang memiliki rasa iri hati. Kita dan sobat memiliki ciri khas dan kepribadian unik tersendiri. Ikutlah bahagia setiap sobatmu meraih prestasi atau sesuatu yang membanggakan.
  • Beraktivitas bersama. Selain saling curhat, kita dan sobat juga harus melakukan banyak aktivitas bersama. Dengan begini, bisa tercipta kedekatan yang lebih erat. Ajaklah dia untuk melakukan kegiatan seru bersama, seperti jalan ke mal, olahraga dan lainnya.
  • Meminta maaf. Ini adalah salah satu hal penting yang harus bisa kita lakukan. Yup, jika melakukan kesalahan, harus berani mengakui dan meminta maaf. Sikap gengsi atau cuek bisa membahayakan pertemanan.